Agenda Bulan Mei yakni Bulan Maria dan Bulan Liturgi Nasional 2026

Pada bulan Mei ini ada 2 (dua) agenda besar yang dirayakan atau dilaksanakan yang pertama adalah Bulan Maria dimana umat melaksanakan doa rosario secara bersama, sedangkan agenda kedua adalah Bulan Liturgi Nasional (BLN) 2026. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya yakni tahun 2025 bahwa Bulan Liturgi Nasional tidak ada kegiatan pendalaman materi, materinya hanya dibagikan tanpa ada tindak lanjutnya, apakah ada yang peduli, apakah ada yang sempat membaca, apakah ada yang mau berjuang menyampaikan materi Bulan Liturgi Nasional. Kita paham bahwa gaung Bulan Liturgi Nasional (BLN) gaungnya tidak nyaring seperti Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). BKSN dilaksanakan secara Istimewa. Oleh karena itu supaya tahun ini ada gema tentang Bulan Liturgi Nasional tahun 2026, maka dimohon kepada semua Pengurus Stasi, Pengurus Lingkungan, Seksi Pewartaan, Seksi Liturgi untuk mempelajari materi yang sudah dibagikan, lalu melaksanakan kegiatan pendalaman atau percakapan Rohani tentang Bulan Liturgi Nasional 2026. Kegiatan pendalaman atau percakapan Rohani lebih baik dilaksanakan pada saat “Doa Rosario”, untuk Sekami, BIAK dilaksanakan pada hari minggu. Adapun tema Bulan Liturgi Nasional tahun 2026 adalah: ”Ekaristi dan Anak-anak”. Sub tema yang akan diperdalam adalah:
1) Orangtua sebagai Bejana Tanah Liat yang Membawa Harta Iman
2) Menyemai Sabda di Hati Mungil
3) Memuji dan Memuliakan Tuhan dalam Ekaristi Bersama dan dengan Anak-Anak
4) Menyusun Misa Anak-Anak
Pekan pertama dengan tema “Orangtua sebagai Bejana Tanah Liat yang Membawa Harta Iman”. Tema ini disusun oleh Rm. Alfonsus Widhiwiryawan, SX. Tema tersebut bertujuan untuk mendalami peran orangtua dalam mendekatkan anakanak pada Liturgi Ekaristi. Kepada orangtua yang dengan segala keistimewaan pun terutama keterbatasannya seperti bejana tanah liat yang mudah retak dan pecah, Allah memercayakan iman dan pertumbuhan anak-anak yang dititipkan kepada mereka. Dengannya orangtua sungguh menjadi alat di tangan Tuhan untuk membuat anak-anak memiliki rasa cinta akan Ekaristi, tidak hanya oleh penjelasan mereka, tetapi terutama dari teladan yang dilihat, dialami, dirasakan, dan ditenun dalam keluarga.
Tema pekan kedua adalah “Menyemai Sabda di Hati Mungil” (Menuntun Si Buah Hati Mencintai Liturgi Sabda dalam Misa Umat). Tema ini disusun oleh Rm. Yoseph Indra Kusuma, Pr. Tema tersebut bertujuan untuk semakin menuntun anak-anak buah hati istimewa dari Tuhan guna mencintai Liturgi Sabda dalam Misa. Melalui rasa cinta ini, anak-anak dituntun untuk tidak merasa sebagai “orang asing”, melainkan subjek dari perayaan Gereja itu sendiri. Hal ini dilakukan tanpa harus mengubah Misa menjadi arena pentasan. Namun sebaliknya mengemas, menyiapkan, dan merayakan liturgi itu dengan indah, setia, dan pantas. Dengan cara ini, kita sedang berupaya bersama untuk menanamkan nilai-nilai yang berharga dan tak terlupakan sepanjang hidupnya bahwa di dalam Misa, suara mereka didengar, iman mereka dirayakan, dan mereka boleh menemukan “rumah” yang membuatnya betah untuk datang dan mengalami kelimpahan berkat dan kasih Tuhan sepanjang hidupnya.


Tema pekan ketiga adalah “Memuji dan Memuliakan Tuhan dalam Ekaristi Bersama dan dengan Anak-anak”. Tema ini disusun oleh Rm Aleksius Arwandi Jeramat, Pr. Tema tersebut bertujuan untuk menuntun sekaligus mengingatkan umat beriman bahwa memuji, menyembah, dan memuliakan Tuhan dalam Ekaristi bukan hanya menjadi bagian dari tugas eksklusif orang dewasa. Tugas yang mesti dijalani oleh semua umat beriman adalah bagaimana menciptakan sebuah perayaan yang tidak menjadikan anak-anak sebagai “penonton” yang pasif melainkan sebaliknya sebagai subjek yang turut dilibatkan untuk meluhurkan Tuhan. Itu berarti bahwa setiap orang tidak lagi memandang kehadiran anak-anak di seputar Altar Tuhan itu sebagai gangguan yang memecah keheningan doa, melainkan sebagai lambang Gereja yang hidup dan partisipatif untuk menyembah Tuhan dalam sukacita.
Tema pekan keempat adalah “Menyusun Misa Anak-Anak”. Tema ini disusun oleh Rm. C.H. Harimanto Suryanugraha, OSC. Tema tersebut bertujuan untuk membimbing umat beriman dalam menyusun Misa anak-anak. Sebagai subjek yang berharga bagi Gereja di masa depan, anak-anak perlu dibantu untuk mengalami perjumpaan yang hidup, nyata, dan penuh kegembiraan dengan Kristus dalam Ekaristi. Melalui kreativitas yang terukur dan penyesuaian-penyesuaian yang menyapa jiwa anak tanpa melangkahi norma-norma liturgis yang substantif, kita dipanggil untuk mengemas perayaan Ekaristi yang membuat anak-anak semakin mencintai Altar Tuhan dan bertumbuh dalam iman.
Harapan Bersama adalah kita dapat melaksanakan dua agenda besar ini yakni Bulan Maria dan Bulan Liturgi Nasional dengan baik, ada buah-buah Rahmat untuk kita semuanya.

  1. Rm indro Avatar
    Rm indro

    Selamat memaknai bulan suci Maria dan bulan.Liturgi Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umat yang mau memberi kolekte dapat melalui scan QR berikut (aplikasi OVO, DANA dan aplikasi lainnya) atau transfer ke rek BCA atas nama PGPM PAROKI HATI KUDUS MNGKPLS dengan nomor rekening 8615240814
Atau dapat juga melalui kantong kolekte di Gereja (harap uang kolekte tidak di remas-remas)
Terima kasih atas persembahan Bpk/Ibu seluruh umat 🙏